Menteri Investasi: Sinergitas pemerintah-Kadin diperlukan secara formal dan informal

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memerlukan figur pemimpin yang mampu menyinergikan secara formal maupun informal antara program pembangunan yang dilakukan pemerintah dan pengembangan Kadin sebagai rumah bagi pengusaha nasional.

“Pemerintah  sangat membutuhkan kehadiran Kadin sebagai mitra strategis dalam  pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Figur yang paling pas untuk menjalankan  tugas itu, menurut saya, adalah Pak Arsjad Rasjid. Terus terang, saya mendukung Pak Arsjad untuk memimpin Kadin Indonesia, periode 2021-2026,” kata Bahlil dalam keterangannya Minggu (2/5).

Rencananya, pada pekan pertama Juni 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka secara resmi Munas VIII Kadin di Nusa Dua, Bali, di mana salah satu agendanya adalah memilih Ketua Umum Kadin Indonesia, periode 2021-2026.

Baca Juga: Bahlil beberkan target 100 hari kerja pasca dilantik jadi Menteri Investasi

Bahlil mengungkapkan, sebagai organisasi pengusaha nasional terbesar di Indonesia,  Kadin harus dikomandani  pemimpin yang mumpuni, berintegritas, dan memiliki rekam jejak yang baik. Selain itu, Ketua Umum Kadin juga harus mampu mengombinasikan antara kebutuhan pemerintah dan dunia usaha, tanpa pretensi apapun.

“Tidak hanya pengusaha yang merasa nyaman, pemerintah pun nyaman berkoordinasi dengan Kadin. Kita harus ingat, pemerintah dan Kadin itu harus seiring sejalan, sebab pemerintah yang membentuk Kadin. Nah, syarat itu dimiliki Pak Arsjad,” tegas Bahlil.

Ia mengatakan, Arsjad yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional memiliki visi yang jelas di bidang ekonomi, perindustrian, perdagangan, dan investasi.

Selain itu, lanjut Bahlil, Direktur Utama PT Indika Energy Tbk itu juga memiliki komitmen yang tinggi untuk  mengakselerasi program kesehatan,  mendorong implementasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai sentra pertumbuhan baru,  ekosistem berbasiskan data dan teknologi digital,  industri pariwisata dan ekonomi kreatif,   mendirikan innovation hub untuk berbagi ilmu,  melakukan pelatihan, dan mendorong usaha berorientasi ekspor.

“Pak Arsjad memiliki komitmen yang tinggi  untuk berjalan  bersama pemerintah serta menggencarkan arus masuk  investasi di sektor yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ini penting sekali karena menjadi tugas bersama,” tegas Bahlil.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *