Epidemiolog: Waspadai risiko penularan Covid-19 di tempat umum

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Adanya larangan mudik diyakini menjadi salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19 atau mencegah adanya mobilisasi masif dari masyarakat.

Meski begitu, Pakar epidemiologi Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani mengingatkan adanya risiko kerumunan di tempat umum lainnya seperti di pusat perbelanjaan atau mal hingga pasar.

“Kita menyadari bahwa memang banyak tempat umum yang ramai pada akhir-akhir ini menjelang lebaran, seperti mal, pasar dan lain-lain. Yang perlu diwaspadai adalah risiko kerumunan pada tempat-tempat tersebut,” ujar Laura kepada Kontan, Minggu (2/5).

Walaupun terdapat risiko kerumunan, Laura mengatakan tempat-tempat umum tersebut tak harus ditutup. Namun, dia menyarankan agar protokol kesehatan diterapkan dengan lebih erat.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Minggu (2/5): Tambah 4.394 kasus, tetap pakai masker

Dia juga mengatakan, untuk bisa memperketat protokol kesehatan dan mencegah kerumunan ini maka diperlukan kerjasama dari berbagai pihak. “Terutama juga

pembatasan pada restoran atau tempat makan yang rawan untuk kegiatan bukber dengan banyak orang. Tempat-tempat makan harus tegas terhadap pengunjung yang datang,” katanya.

Dia juga menambahkan, bila tempat-tempat tersebut tidak bertindak tegas kepada para pelanggan atau pengunjung maka pemerintah daerah harus turut mengambil tindakan tegas.

Seperti diketahui, pemerintah sudah menetapkan larangan mudik  pada 6 Mei hingga 17 Mei.  Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan pengetatan perjalanan, dimana aturan ini berlaku selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei) dan H+7 peniadaan mudik (18-24 Mei).

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *