Review dan Sinopsis Film Panic Room (2002)

Film Panic Room yang rilis di tahun 2002 ini dibintangi oleh Jodie Foster sebagai seorang ibu bernama Meg Altman, dan Kristen Stewart, yang berperan menjadi anak perempuannya, Sarah Altman. Pada awalnya, aktris Nicole Kidman dipilih untuk memainkan karakter Meg Altman, namun ia meninggalkan proses produksi karena cidera yang dialaminya, dan Foster dengan cepat menggantikan perannya itu.

Anggaran produksi untuk membuat film ini menelan biaya sebanyak 48 juta dollar, dan selepas masa penayangannya di bioskop, Panic Room secara total meraup pendapatan 197 juta dollar di seluruh dunia.

Panic Room sendiri memenangkan penghargaan Golden Trailer Awards ke-3 karena memiliki trailer film Horor/Thriller Terbaik, mengalahkan sesama nominasi mulai dari film Signs, Brotherhood of the Wolf, Jurassic Park III, dan No Such Thing. Sementara itu, untuk penampilannya dalam film ini, Jodie Foster mendapatkan nomisasi Aktris Terbaik di ajang Saturn Award.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun rilis: 2002
  • Genre: Thriller
  • Rumah produksi: Columbia Pictures
  • Sutradara: David Fincher
  • Pemeran Utama: Jodie Foster, Forest Whitaker, Dwight Yoakam, Jared Leto, dan Kristen Stewart

Selepas bercerai dari suaminya, Meg Altman dan putrinya, Sarah Altman, pindah ke sebuah rumah yang ada di Kota New York. Pemilik sebelumnya dari rumah tersebut adalah seorang miliarder, dan ia telah membangun sebuah ruangan yang dinamakan “Panic Room,” untuk melindungi penghuninya dari para penyusup. Ruangan itu memiliki fasilitas keamanan yang lengkap, dan diperkuat dengan pintu baja yang sangat tebal.

Pada malam pertama Meg dan Sarah tinggal, keduanya sudah merasakan ada yang tidak beres. Cucu dari pemilik sebelumnya dari rumah tersebut, Junior, mengajak dua orang ahli bernama Burnham, dan Raoul untuk menerobos masuk ke dalam Panic Room.

Di sana, Junior ingin mengambil semacam surat obligasi yang berada di dalam brankas di ruangan Panic Room tersebut. Ia berusaha mencurinya karena tidak ingin membagi harta dengan keluarga besarnya.  Meg lalu melihat mereka di kamera keamanan, dan membangunkan Sarah untuk bersembunyi ke Panic Room.

Akan tetapi, keduanya tidak dapat meminta bantuan karena saluran telepon khusus yang ada di Panic Room belum terhubung. Untuk memaksa keduanya keluar, Burnham lalu memompa gas ke ventilasi udara di ruangan tersebut. Meg lalu menyalakan pemantik api ke ventilasi udara agar api bisa menyebar ke luar ruangan untuk mengusir mereka.

Akibat hal itu, salah satu lengan Junior terbakar, namun berhasil dipadamkan oleh Burnham, dan Raoul. Setelah beberapa kali gagal meminta bantuan, Meg bisa memanfaatkan saluran telepon utama, dan menelepon mantan suaminya, Stephen. Tapi sekali lagi, para penyusup memotong jalur telepon, dan panggilan yang dilakukan oleh Meg terputus begitu saja.

Junior kemudian mulai menyerah karena tidak kunjung bisa masuk ke dalam Panic Room. Saat dirinya hendak pergi, Raoul lalu menembaknya, dan memaksa Burnham untuk terus melanjutkan perampokan.  Sementara itu, Stephen ternyata menaruh curiga dengan panggilan telepon dari Meg, dan memutuskan untuk pergi ke rumahnya.

Benar saja apa yang dicurigai oleh Stephen, ia melihat ada aksi perampokan, namun naasnya juga Raoul memukulnya dengan keras, dan menyanderanya. Di ruangan Panic Room, Sarah mengalami kejang karena ia adalah penderita Diabetes. Meg lalu harus mengobati anaknya sembari bertahan agar para perampok tidak masuk ke dalam ruangannya.

Dibuat oleh Sutradara Ahli Film Thriller

Dibuat oleh Sutradara Ahli Film Thriller

Panic Room adalah film garapan David Fincher, yang sebelumnya pernah membuat film thriller terkenal seperti Seven (1995), The Game (1997), Zodiac (2007), hingga Gone Girl (2014). Apa yang disajikan olehnya dalam film ini memang tidak sesuram Seven, ataupun istimewa seperti film Fight Club, namun premis cerita yang coba ia bagikan kepada penonton tetap menarik secara sinematik.

Aksi ketegangan yang diperlihatkan begitu intens, dan tidak pernah berhenti hingga menjelang akhir. Selama kurang lebih 15 menit pertama, Fincher mencoba memperkenalkan visi thriller yang ia bangun dengan menampilan konsep bunker Panic Room lewat urutan adegan diantara Meg, dan Sarah.

Selepas dari sekuens tersebut, adegan beralih ke malam hari, dimana ketiga penyusup memulai aksinya, dan sekaligus sebagai ancang-ancang kepada kita untuk bersiap memulai ketegangan. Ruangan Panic Room dibangun tidak sia-sia oleh pemilik rumah sebelumnya, dan menjadi tempat paling nyaman bagi Meg, serta Sarah untuk menyelamatkan diri dari mereka.

Baca juga:

Saat berada di ruangan tersebut, keduanya seolah memainkan permainan petak umpet dengan para penyusup. Meg memutar otak agar bisa meminta bantuan lewat jaringan telepon khusus, yang disediakan di Panic Room, sementara para perampok, yang terdiri dari Junior, Burnham, Raoul, berada pada situasi frustasi karena tidak bisa membobol untuk masuk ke dalam.

Adegan tersebut menjadi salah satu bagian yang berhasil memberikan atmosfer menegangkan di film ini. Semua rasa panik diantara semuanya kemudian tercurahkan secara kasar, dan mengalir begitu saja. Untuk bagian tersebut, Fincher memang sudah piawai merangkai suatu situasi mencekam, yang bisa membuat penonton terasa geregetan melihatnya.

Akting Jodie Foster yang Menawan

Akting Jodie Foster yang Menawan

Secara keseluruhan, film ini memiliki berbagai atmosfer thriller yang mendebarkan seperti kita menaiki roller coaster. Lalu, film ini memang tidak terlalu banyak menambahkan lokasi adegan, dan hanya menjadikan rumah yang dihuni oleh Meg serta Sarah sebagai latar utamanya.

Bagi, penonton awam mungkin akan terlihat membosankan karena tidak terlalu banyak tempat yang dieksplorasi. Namun, Fincher justru mampu menggunakan latar rumah tersebut secara maksimal dengan menjadikannya terlihat hidup, dan ikut berpartisipasi dalam menambahkan unsur ketegangan sepanjang ceritanya.

Fincher memberikan suasana menegangkan pada rumah tersebut lewat pengambilan gambar dengan close-up yang tajam, sudut kamera yang unik, dan kecenderungan untuk berpindah-pindah dari satu lantai rumah ke lantai lain seperti seseorang yang sedang berlari gelisah.

Selain itu, film ini juga benar-benar menonjol berkat protagonis yang dimainkan oleh Foster sebagai Meg Altman. Karakter tersebut digambarkan sebagai sosok perempuan yang kuat, mandiri, dan di atas segalanya ia merupakan seorang perempuan cerdas, yang mampu menangani masalah dengan tangannya sendiri.

Foster pun dalam memainkan karakter Meg sangat menawan sepanjang film ini berjalan. Ia begitu lugas, dan benar-benar mendalami perannya sebagai sosok ibu tunggal, yang mesti berjuang menyelamatkan dirinya beserta anaknya dari ancaman berbahaya. Panic Room adalah salah satu film terbaik yang pernah dimainkan oleh Foster, dan memilih dirinya untuk menggantikan Nicole Kidman pada akhirnya adalah keputusan yang tepat.

Salah Satu Film Terbaik Garapan David Fincher

Salah Satu Film Terbaik Garapan David Fincher

Film Panic Room karya David Fincher ini memang film lama yang sudah tayang pada tahun 2002 silam. Namun, bukan berarti film ini tidaklah menarik lagi untuk dinikmati. Bagi kalian yang belum menyaksikan Panic Room, film ini sendiri telah ditayangkan secara global pada layanan streaming Netflix.

Panic Room adalah film thriller yang cukup meledak-ledak dalam memperlihatkan adegan kekerasannya, dan bahasa-bahasa kasar yang diucapkan oleh para pemainnya. Maka tak heran juga, film ini mempunyai rating restricted (R) karena menampilkan hal-hal tersebut.

Film ini juga bisa dibilang menjadi salah satu karya terbaik dan terlaris yang pernah dibuat oleh Fincher. Dari segi ulasan kritikus, respon penonton, dan pendapatan, film ini tidaklah kalah dari film-film sukses Fincher lainnya mulai dari The Curious Case of Benjamin Button (2008), The Social Network (2010) hingga The Girl with the Dragon Tattoo (2011).

Dalam situs Rotten Tomatoes, Panic Room meraih rating 76% dari 188 ulasan dengan nilai 6.9/10. Kesimpulan dari ulasan tersebut mengatakan jika Panic Room adalah film thriller di atas rata-rata yang dibuat secara baik. Sementara itu, Metacritic memberikan nilai 65/100 berdasarkan 36 ulasan, dan situs Internet Movie Database mengeluarkan nilai 6.8/10 untuk keseluruhan film Panic Room ini.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *