Inlah 11 Jenis Cookies Tradisional dari Berbagai Negara

Cookie berasal dari kata dalam bahasa Belanda yaitu “koekje“, yang artinya “kue kecil”. Tekstur cookies renyah dan kasar, penuh dengan bahan-bahan seperti kacang, kepingan coklat, kismis, juga oat. Cookie ditemukan di seluruh negara. Terdapat berbagai jenis cookie tradisional dari berbagai negara.

Di sebagian besar negara berbahasa Inggris kecuali Amerika Serikat dan Kanada, kue renyah ini disebut dengan biskuit. Biskuit yang lebih keras terkadang disebut cookie, bahkan di Inggris Raya. Beberapa cookie juga dapat diberi nama berdasarkan bentuknya, seperti date squares atau bars. Tertarik untuk tahu jenis cookie tradisional dari berbagai negara lain? Simak ulasan artikel berikut ini, ya.

1. Kahk, Mesir

Kahk, Mesir

Kahk merupakan hidangan penutup Mesir yang dikaitkan dengan acara-acara bahagia seperti pernikahan dan perayaan keagamaan. Jenis cookie tradisional dari Mesir ini dibuat menjadi bentuk lingkaran untuk mewakili matahari dan memiliki desain geometris. 

Walaupun kue ini mungkin terlihat seperti kue-kue khas lainnya ketika diberi taburan gula bubuk, kahk sejatinya menggunakan tepung semolina dan memiliki kejutan khusus di dalamnya. 

Isi kahk bisa bervariasi dari satu rumah ke rumah lainnya. Namun dari semua isian, yang umum di antaranya adalah kurma, kacang kenari, atau almond bubuk.

2. Alfajor, Argentina

Alfajor, Argentina

Alfajor merupakan sejenis suguhan dengan dulce de leche atau isian selai susu yang diapit di antara dua kue manis. Kemudian kombinasi ini diberikan lapisan cokelat atau taburan gula manisan. Nama alfajor asalnya dari kata dalam bahasa Arab, yaitu al-hasú, yang artinya diisi.

Walaupun jenis cookie tradisional ini ditemukan di seluruh Amerika Latin, sesungguhnya kue ini berasal dari Andalusia, Spanyol, ditemukan pada masa ketika negara itu diduduki oleh bangsa Moor. Ketika orang Spanyol datang ke Amerika, mereka membawa makanan dan tradisi mereka.

Seiring berjalannya waktu, hampir setiap negara di Amerika Latin telah mengadaptasi alfajor Spanyol untuk membuatnya menjadi khas mereka sendiri. Jadi terdapat banyak variasi dari alfajor khas Spanyol termasuk isian seperti mousse coklat, buah, dan krim.

Kue kering di Spanyol paling sering dijual juga dinikmati selama musim Natal. Namun perlu dicatat bahwa kue alfajor tradisional Spanyol berbeda sekali dari versi Amerika Selatan, yang dibuat dari tepung, madu, kayu manis, dan almond.

3. Madeleine, Prancis

Madeleine, Prancis

Madeleine merupakan hidangan pendamping yang sempurna untuk minum teh sore hari. Jenis cookie tradisional ini teksturnya lembut yang memiliki konsistensi seperti kue bolu ini sedikit kecoklatan dan renyah di bagian luar, tapi tetap lembut dan empuk di bagian dalam. 

Hidangan penutup yang merupakan khas wilayah Lorraine ini dikatakan berasal dari Commercy. Diduga nama kue ini diambil dari nama koki pastry abad ke-18, Madeleine Paulmier, yang pertama kali membuatnya untuk Stanisław Leszczyński, Duke of Lorraine

Belakangan, putrinya Marie Leszczyńska memperkenalkan madeleine ke istana di Versailles, dan tak lama kemudian kue ini mendapatkan popularitas di seluruh negeri. Dikenal juga sebagai madeleine mungil, kue kecil yang lembut ini secara tradisional dipanggang dalam cetakan berbentuk kerang.

Maka tak heran jika penampilan khas kue ini seperti cangkang kerang. Meskipun memiliki banyak rasa, seperti coklat, vanilla, mawar, madu, lavender, dan jeruk, biasanya madeleine klasik diberikan rasa dengan almond atau lemon dan disajikan dengan taburan gula bubuk.

4. Nankhatai, India

Nankhatai, India

Nankhatai merupakan kue yang teksturnya seperti mentega yang tidak penggunaan telur, susu, atau bahan ragi seperti baking powder. Bintang utama dari kue ini adalah ghee atau mentega jadi jika  memutuskan untuk membuatnya sendiri, jangan mengurangi jumlah kandungan lemaknya. 

Baca juga:

Terdapat dua langkah penting lainnya yang harus dilakukan untuk membuat cookie ini sempurna. Setiap kue diberikan sayatan untuk memungkinkannya mengembang saat dipanggang. Kemudian sebelum dimasukkan ke oven, cookie didinginkan. 

Ini membantu memperkuat ghee atau mentega, memberikan tekstur nankhatai yang mudah dibelah. Kue ini memiliki rasa kapulaga yang berbeda yang cocok dengan potongan pistachio yang digunakan untuk menghiasnya.

5. Savoiardi, Italia

Savoiardi, Italia

Savoiardi atau ladyfinger merupakan biskuit sponge manis tradisional yang dibentuk menjadi jari besar. Kue ini diciptakan pada abad ke-15 di Duchy of Savoy untuk kunjungan Raja Prancis. Biskuit resmi istana ini sering ditawarkan kepada pengunjung sebagai kenang-kenangan makanan lokal.

Tekstur ladyfinger memiliki kepadatan rendah, ringan, berongga, dan kering, dan biasanya dibuat dengan kombinasi tepung, putih telur dan kuning telur, gula, dan gula bubuk. Biskuit sponge ini biasanya digunakan sebagai hidangan penutup seperti charlottes and trifles, tiramisu, dan kue cokelat.

Keu ini sering diberikan tambahan minuman beralkohol, sirup gula, atau espresso di dalamnya. Saat ini, ladyfinger dapat ditemukan di sebagian besar negara di dunia.

6. Silvanas, Filipina

Silvanas, Filipina

Silvanas merupakan versi camilan dari hidangan penutup tradisional khas Filipina yang dikenal sebagai Sans Rival. Frozen cookie sandwich ini dibuat menggunakan dua wafer meringue mete yang disatukan dengan lapisan krim mentega yang tebal dan dilapisi dengan remah kacang mete.

Walaupun versi polos merupakan yang paling umum, Silvanas terkadang hadir dalam berbagai rasa seperti coklat, stroberi, moka, atau mangga. Populer di seluruh negeri, cookie ini harus didinginkan dan paling baik dihidangkan saat dingin atau dibekukan.

7. Ma’amoul, Lebanon

Ma'amoul, Lebanon

Ma’amoul merupakan kue dari zaman dulu yang diisi dengan buah-buahan dan kacang-kacangan seperti kurma, kenari, dan pistachio. Kue ini secara tradisional disajikan untuk festival, Paskah, dan perayaan, dan umumnya dibentuk menjadi bola atau kubah. 

Untuk membedakan varian cookie-nya, versi kenari biasanya berbentuk kubah dengan bagian atas bulat, ma’amoul kurma berbentuk kubah dengan bagian atas rata, sedangkan ma’amoul pistachio berbentuk lonjong memanjang.

Tidak jarang cookie ini diberi taburan gula bubuk untuk menambah rasa manis, dan sering disajikan dengan kopi atau teh pada siang hari di banyak rumah Timur Tengah.

8. Nanaimo Bars, Kanada

Nanaimo Bars, Kanada

Nanaimo Bar adalah sajian penutup berwarna krem ​​dan coklat yang berasal dari Nanaimo, sebuah kota yang begitu indah sehingga enak dipandang. Hal yang sama berlaku untuk batangan Nanaimo, kue lapis yang tidak perlu dipanggang.

Kue ini terdiri dari campuran biskuit Graham yang dihancurkan, kelapa, dan kacang-kacangan yang berfungsi sebagai alas yang di atasnya diberi lapisan tengah krim vanila-mentega dan diakhiri dengan lapisan cokelat semi-manis yang berkilau.

Asal muasal jenis cookie tradisional dari Kanada ini masih diselimuti selubung misteri, dan satu-satunya yang diketahui tentang kue ini adalah bahwa Nanaimo asalnya dari Nanaimo, tempat penduduk setempat mengadakan kontes untuk menemukan resep Nanaimo bar terbaik. 

Masih belum diketahui siapa yang memiliki ide untuk menghancurkan biskuit kemudian menambahkan custard krim dan cokelat. Memuaskan baik secara visual maupun rasa, satu batang cookie ini mengandung sekitar 290 kalori, penikmatnya harus bisa membatasi diri.

9. Gurabija, Bosnia

Gurabija, Bosnia

Hidangan penutup Bosnia klasik ini bernama gurabija. Ini adalah sejenis kue bulat pipih yang biasanya dibuat dengan tepung, gula, dan minyak. Makanan khas Bosnia yang manis ini diyakini berasal dari Asia Timur, dan telah jadi bagian penting dari budaya, tradisi, dan warisan kuliner di seluruh Balkan.

Walaupun variasi pada sajian penutup ini berlimpah, biasanya kue ini mengandung telur, baking powder atau soda kue, mentega atau margarin, dan produk susu seperti krim mileram, yogurt, atau susu. 

Kombinasi ini biasanya diberi rasa dengan bubuk vanila atau gula vanila, kulit lemon, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering. Selain bahan yang digunakan untuk membuat kue ini berbeda-beda, Gurabija juga bisa bervariasi dalam ukuran, bentuk, dan dekorasi. 

Di Bosnia dan Herzegovina, kue seringkali dihias menggunakan garpu atau pisau, sedangkan ciri khas yang benar-benar membedakan dari kue gurabija Bosnia adalah gula berbentuk kubus yang ditekan di tengah kue sebelum dipanggang.

Kue gurabija dapat dinikmati sebagai hidangan penutup atau camilan manis, dan umumnya disajikan dengan secangkir kopi atau teh Bosnia di sampingnya. Beberapa orang, terutama anak-anak, suka mencelupkan kue ke dalam susu dan memakannya untuk sarapan.

10. Naan Berenji, Iran

Naan Berenji, Iran

Naan berenji merupakan kue kering Iran yang ringan dan renyah yang dibuat dari tepung beras. Kue ini biasanya diberi rasa dengan air mawar atau kapulaga, dibentuk menjadi bentuk bulat dan pipih, kemudian dihiasi dengan biji poppy, pistachio, atau barberry

Biasanya kue tradisional ini disiapkan dan dinikmati pada Tahun Baru Iran sebagai makanan penutup sore yang ringan disertai dengan secangkir kopi atau teh hangat. Walaupun dimakan di seluruh negeri, kue naan berenji dari daerah Kermanshah diyakini sebagai jenis paling otentik.

11. Hodu Gwaja, Korea Selatan

 Hodu Gwaja, Korea Selatan

Kue kenari atau Hodu Gwaja merupakan makanan musim dingin di negara Korea Selatan. Terdiri dari kulit kenari yang diolah dengan adonan tipis berbahan dasar kenari dan isian yang menggabungkan potongan kenari dan pasta kacang merah manis. 

Kue kering ini pertama kali ditemukan oleh pasangan muda dari Cheonan pada tahun 1934, dan pada tahun 1970-an kue tersebut tersedia di bagian lain negara itu dan terutama dinikmati sebagai camilan kaki lima.

Namun, Hodu-gwaja Cheonan yang asli tetap menjadi makanan khas setempat. Aroma kue yang baru dipanggang adalah suguhan tersendiri. Menggigit kue hangat langsung dari oven adalah pengalaman luar biasa. 

Ada begitu banyak jenis cookie tradisional berbagai negara. Bentuknya tidak selalu bulat, ada juga yang berbentuk lonjong dan memanjang. Cookie seringkali tertukar dengan biskuit karena penampilannya yang mirip. Sebenarnya ini terrgantung pada daerah, contohnya di Inggris kue yang agak keras ini disebut cookie tapi di negara lain di Amerika Utara disebut biskuit.

Walaupun kamu mungkin menikmati Oreo atau kue selai kacang ketika membaca buku, tidak ada salahnya untuk mencoba salah kue dari sebegitu banyak jenis kue tradisional untuk menemanimu membaca. Hmm…pasti enak!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *