Bukti Semua Pihak Bahu Membahu Bantu Korban Bencana Alam di NTT

TRIBUNNEWS.COM – Bencana alam yang disebabkan badai tropis seroja menghantam Nusa Tenggara Timur (NTT) pada, Minggu (4/4/2021) lalu.    

Badai yang menghadirkan banjir, longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi ini telah membuat sebagian wilayah di NTT porak poranda.  Tidak sedikit mereka yang menjadi korban terpaksa harus mengiklaskan harta benda berharganya. Selain kehilangan harta benda, badai tersebut juga merenggut banyak korban jiwa.

Menurut Kepala BNPB Doni Monardo, pada Selasa (6/4/2021), tercatat 118 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut dan ribuan KK (kartu keluarga) terpaksa harus mengungsi di beberapa tempat pengungsian yang telah disediakan.

Mengetahui banyaknya kerugian yang ditimbulkan oleh badai tersebut, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp 650 juta untuk para korban bencana alam di NTT, pada Rabu (7/4/2021) siang.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan melalui Benihbaik.com sebanyak Rp 250 juta, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah (Organisasi Perempuan Persyarikatan Muhammadiyah) sebesar Rp 150 juta, Keuskupan Larantuka sebesar Rp 150 juta dan Keuskupan Atambua sebanyak Rp 150 juta.

Ia menambahkan, donasi yang sengaja disalurkan kebeberapa lembaga ini dilakukan untuk memaksimalkan proses pendistribusian bantuan.

“Yang tau medannya itukan kaya mereka-mereka ini: Benihbaik, Keuskupan, dan Aisyiyah. Makanya saya senang sekali bisa menyalurkan melalui mereka,” ujar Irwan Hidayat saat ditemui di kantor Sido Muncul Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021) siang.

Bantuan Sido Muncul ke NTT
Penyerahan bantuan dari PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, Tbk kepada Benihbaik.com, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah, Keuskupan Larantuka dan Keuskupan Atambua untuk korban banjir di Flores, Nusa Tenggara Timur yang dilakukan di Kantor Sido Muncul, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain menyalurkan melalui beberapa pihak, Irwan Hidayat juga menjelaskan, ia memerintahkan para distributor Sido Muncul untuk membantu masyarakat NTT yang sedang dilanda bencana alam.

“Disamping ini, kami juga akan mengerahkan distributor kami di Flores ini untuk menyalurkan bantuan seperti obat-obatan, vitamin C, Tolak Angin, Kuku Bima dan lain-lain mungkin jumlahnya Rp 150jt,” jelasnya.

Menurut Irwan Hidayat bantuan tersebut sengaja diberikan untuk meringankan beban para korban bencana alam di NTT. Pasalnya, bencana alam di tengah pandemi membuat para korban terpaksa harus menanggu beban dan masalah ganda.

“Kalau saya bayangin sedih sekali, karena yang saya pikirankan itu (bencana alam NTT) terjadi di tengah musim pandemi. Kalo pandemi, kan orang-orang enggak boleh stres perlu menjaga pola makan, lah ini (korban bencana NTT) pasti stres tidak karu-karuan. Terutama anak-anak, ibu-ibu itukan berat sekali. Bencana alam di tengah pandemi inikan berat sekali,” jelas Irwan Hidayat.

Sementara itu, Perwakilan Pimpinan Pusat Aisyiyah, Tri Lestari Masduki yang hadir saat proses penyerahan bantuan di Kantor Sido Muncul, mengatakan, donasi dari perusahaan yang terkenal dengan produk Tolak Angin ini akan segera disalurkan kepada para korban bencana alam di NTT.

Senada dengan Tri Lestari, Perwakilan Keuskupan Atambua dan Larantuka, Santi Hadiprojo menyampaikan terima kasih kepada Sido Muncul karena telah membantu korban bencana di NTT. Pihaknya memastikan segera menyalurkan bantuan tersebut kepada para korban.

“Insyaallah kita akan segera memberikan bantuan ini. Kita sudah memiliki data mengenai apa yang dibutuhkan dan apa yang diperlukan, sebab sudah ada tim kami di sana. Kami juga akan fokus membantu anak-anak, ibu-ibu dan lansia,” terang Tri.

Irwan Hidayat berharap, donasi yang telah diberikan oleh pihaknya mampu melengkapi berbagai bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak.

“Mudah-mudahan sumbangan ini bersama sumbangan dari pihak lain bisa melengkapi dan membantu korban di sana,” tutup Irwan Hidayat.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *