Ini Alasan Mengapa Pedagang Motor Bekas Jarang Jual Vespa

Suara.com – Nama Vespa mendunia di mana-mana termasuk Indonesia. Lihat saja penggemar setianya di Tanah Air. Meski beralih ke tipe matik atau transmisi otomatis pun, kadang disebut Vespa matic, mereka masih mengincar versi lama.

Uniknya, situasi tadi tidak lantas membuat pedagang sepeda motor bekas memasarkan produk second hand Vespa. Harso Kurniawan, salah satu penjaja kendaraan roda dua bukan baru berbincang dengan Suara.com. Lelaki yang buka gerai di Bekasi Barat ini menyebutkan bahwa materi Vespa cukup sulit ditemukan.

“Barangnya susah. Namun sekali dapat, dua jam saja sudah laku,” paparnya saat ngobrol dengan Suara.com, pada Senin (5/4/2021).

Lelaki yang akrab disapa Acoi ini menambahkan, Vespa diburu anak-anak muda yang merasa bosan dengan skutik atau skuter matik buatan Jepang.

Baca Juga: M Fadli Adu Balap Vespa Primavera dengan Honda NSR, Siapa Tercepat?

Vespa matik tampil gaya dan membawa nuansa beda dibandingkan skutik umumnya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Vespa matik tampil gaya dan membawa nuansa beda dibandingkan skutik umumnya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Ia menyatakan, ada kebanggaan tersendiri menggunakan skuter matik berbahan besi dibandingkan material plastik.

“Lagi pula, feel mengemudikan Vespa itu benar-benar beda. Ibaratnya seperti lebih tinggi saja kedudukannya dalam pandangan penyuka sepeda motor,” imbuh Harso Kurniawan.

Sejauh ini, Vespa cukup sukses memasarkan skuter matik di Indonesia. Namun sayang hal ini belum diimbangi dengan kehadiran dealer dan bengkel resmi yang tersebar.

Jumlah dealer dan bengkel resmi masih tergolong jarang, namun seperti dikatakan Acoi atau Harso Kurniawan, hal ini tidak menjadi masalah bagi konsumen.

“Tidak masalah dealer sedikit, terpenting style. Anak muda mau tampil beda,” pungkasnya.

Baca Juga: Vespa Primavera 150 Picnic Edisi Khusus Dibanderol Rp60 Jutaan

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *