Inilah Varian Bakso atau Bola Daging dari Seluruh Dunia

Bakso menjadi salah satu makanan atau jajanan Indonesia yang paling terkenal di berbagai kalangan. Siapa yang tidak menyukainya? Bakso juga sangat mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan atau di sebuah rumah makan. Olahan daging sapi atau ayam giling yang dicampur tapioka serta beberapa bumbu seperti bawang putih dan merica, menjadi kegemaran banyak orang. 

Jenis bakso di Indonesia cukup beragam. Salah satu yang terkenal adalah bakso malang. Namun, tahukah Anda bahwa bakso, olahan daging giling yang dibentuk bulat-bulat atau meatballs juga ada di banyak negara. Mereka hadir dalam berbagai varian. Apa saja varian bakso yang ada di seluruh dunia? Berikut ulasannya. Siap-siap dibuat ngiler ya!

1. Albondigas – Spanyol

Albondigas – Spanyol

Perjalanan mengenal varian bakso di seluruh dunia kita mulai dari Spanyol. Di negara yang terkenal dengan klub sepakbola Barcelona dan Real Madrid itu terdapat satu hidangan dari daging giling yang dibentuk bulatan-bulatan bernama Albondigas. Meatballs dari Spanyol ini bisa ditemukan di negara-negara berbahasa Spanyol, dari mulai Oaxaca hingga Filipina.

Albondigas khas Spanyol terbuat dari campuran daging sapi muda dan babi yang sudah digiling dan dibentuk bola. Bakso ala Spanyol ini kemudian dibumbui dengan saus dari campuran tomat, bawang putih dan almond. Di Filipina sendiri, olahan ini dikenal juga dengan nama Almondigas. Di sana, bola-bola daging disajikan bersama kuah kaldu dan bihun.

2. Almondigas – Filipina

Almondigas – Filipina

Di Filipina, Almondigas merupakan salah satu comfort food yang sudah pasti disukai oleh anak-anak hingga dewasa. Selain disajikan dengan bihun, bakso ala Filipina ini juga biasa disajikan dengan misua dan potongan Patola atau Chinese okra. Almondigas mudah sekali dibuat dan sangat pas disantap saat cuaca sedang dingin.

Untuk membuat Almondigas, bumbu yang digunakan antara lain bawang putih, saus ikan, kaldu bubuk, garam, merica, dan bawang merah. Sementara itu pilihan daging yang dipakai umumnya adalah daging babi. Almondigas benar-benar populer di Filipina. Sajian ini mudah dibuat, sederhana, ekonomis dan sudah pasti enak. 

3. Kefta Mkaouara – Maroko

Kefta Mkaouara – Maroko

Masyarakat Maroko punya banyak koleksi resep meatballs yang bercita rasa lezat seperti Kwari Bilbeid. Namun, jika bicara hidangan ‘bakso’ yang paling terkenal di sini, yang biasa disajikan dalam berbagai perayaan, jawabannya adalah Kefta Mkaouara.

Berdasarkan kebiasaan, Kefta dimasak dalam tajine atau pot tanah liat tradisional yang berasal dari Berber. Bola-bola daging andalan masyarakat Maroko ini kemudian dimasak menggunakan saus tomat yang pedas. Biasanya ia terbuat dari daging domba dan bumbu rempah yang kuat, termasuk jinten dan paprika.

4. Keftedes – Yunani

Keftedes – Yunani

Sekilas tampilannya mirip dengan bakso yang hanya dibumbui kecap, ya? Keftedes memang kerap disajikan secara sederhana. Pasalnya ia biasa disajikan sebagai makanan pembuka. Keftedes biasa terbuat dari daging sapi yang dicampur dengan roti basah, bawang putih serta oregano.

Bulatan daging Keftedes tidak direbus melainkan digoreng. Proses memasak yang seperti itu membuatnya garing di luar dan lembut di dalam. Sebagai makanan pembuka, Keftedes biasa dimakan dengan tzatiki dan roti pita, salad dan mezze spread. 

5. Chitol Macher Kofta – Bangladesh

Chitol Macher Kofta – Bangladesh

Mengenali varian bakso di seluruh dunia akan membawa Anda pada makanan asli Bangladesh bernama Chitol Macher Kofta. Cukup berbeda dengan olahan bola-bola daging dari negara lain, olahan dagingan di sini terbuat dari daging ikan. 

Bau amis pada ikan tidak akan tercium sebab Chitol Macher Kofta menggunakan banyak sekali rempah sebagai bumbu. Sebut saja jinten, jahe, kunyit, ketumbar dan cabai hijau. Bumbu-bumbu tersebut digoreng terlebih dahulu agar aromanya keluar, setelahnya ia dimasukkan ke dalam kuah kental. Rasanya? Tentu saja lezat!

6. Kottbullar – Swedia

Kottbullar – Swedia

Jika di Indonesia bakso disajikan dengan mie dan sayuran, di sini ia disantap dengan selai lingonberry dan kentang tumbuk. Daging yang digunakan untuk membuat Kottbullar biasanya campuran dari daging sapi dan babi. Sementara saus yang mereka pakai biasanya terbuat dari krim, susu dan kaldu sapi.

Baca juga:

Aroma bawang yang kuat serta rasa dari lingonberry jam yang unik membuat hidangan ini banyak disukai tua atau muda. Bola-bola daging Kottbullar dibuat dengan cara digoreng menggunakan sedikit minyak, bukan direbus seperti bakso yang kita kenal selama ini. Rasanya? Patut dicoba!

7. Sauerkraut Balls – Jerman

Sauerkraut Balls

Variasi bakso di seluruh dunia yang satu ini tidak berkuah. Ia dibuat sebagai sajian pembuka. Rasanya lezat apalagi jika dicocol ke dalam mustard madu. Sauerkraut Balls akan mudah ditemukan di acara-acara hiburan seperti potlucks dan tailgating. Jika ingin lebih rendah kalori, adonan daging bisa dipanggang.

Bumbu dan bahan untuk membuat Sauerkraut Balls hampir sama dengan bakso yang lain, yaitu bawang bombay, bawang putih, butter, daging ham giling, terigu, dan wajib ada Sauerkraut. Sauerkraut terbuat dari kubis yang difermentasikan menggunakan garam. Singkatnya ia adalah asinan kubis. Bahan-bahan tersebut dicampur kemudian dibentuk bola-bola dan digoreng.

8. Faggots – Wales

Faggots – Wales

Fagots merupakan hidangan daging yang berbentuk bola-bola dan berasal dari Inggris sejak tahun 1700-an. Resep tradisional dari Fagots biasanya menggunakan jeroan sebagai campuran. Namun, seiring berjalan waktu, resep semakin berubah menggunakan daging babi dan sapi.

Hidangan ini cukup populer di Inggris bagian barat daya dan Wales bagian selatan. Fagot semula adalah makanan untuk orang miskin sebab mencampurkan semua bagian daging, mulai dari kepala hingga ekor. Anda penasaran untuk mencobanya?

9. Königsbeger Klopse – Jerman

Königsbeger Klopse – Jerman

Makanan yang terbuat dari daging sapi cincang ini boleh jadi salah satu yang tertua yang dimiliki oleh Jerman. Berdasarkan sejarah, ia sudah ada sejak zaman German Democratic Republic. Königsbeger Klopse terbuat dari daging sapi cincang yang sangat halus dibumbui dengan bawang bombay, telur, panir dan lada. 

Jika mengikuti resep tradisional, bakso versi Jerman ini disajikan bersama teri atau ikan haring. Jika tidak menggunakan ikan, hidangan ini biasanya disebut Soßklopse atau bakso dan saus. Daging sapi halus yang sudah dicampur bumbu, dicetak menjadi bulatan kemudian direbus  ke dalam air garam dan kaldu. 

Kaldu yang dipakai merupakan campuran antara kuning telur, krim roux, dan capers. Capers adalah serupa bijian berbetuk kecil berwarna hijau. Ia biasa diawetkan dan rasanya asam mirip dengan lemon. Bumbu masakan ini memang kerap ditambahkan sebagai campuran saus.

10. Pulpety – Polandia

Pulpety – Polandia

Varian bakso di seluruh dunia selanjutnya datang dari Polandia. Di negara yang bertetangga dengan Jerman ini terdapat banyak jenis bakso. Anda bisa menemukan yang terbuat dari daging sapi atau babi yang digoreng. Sajian tersebut dinamakan Klopsiki. Selain itu, ada satu menu bakso yang belum terlalu umum sebab terbuat dari daging sapi muda yang direbus.

Bakso tersebut kemudian direbus menggunakan kaldu sayuran secara perlahan. Setelah matang ia akan disajikan bersama krim, jamur dengan dibumbui asam, adas dan sorrel. Bakso di Polandia tidak menggunakan kuah encer dan bening seperti di beberapa negara Asia termasuk Indonesia. Walau begitu cita rasanya sungguh menggoda.

Beberapa varian bakso di seluruh dunia memperlihatkan bahwa makanan favorit sejuta umat di Indonesia ternyata juga bisa ditemui di negara lain. Tentu saja terdapat perubahan dan perbedaan bumbu, cara memasak dan cara menghidangkannya sebab disesuaikan dengan selera dan kebiasaan setempat. Satu hal yang pasti, semuanya tampak lezat dan mouthwatering. Siapa sudah menahan liurnya dan langsung pesan bakso langganan?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *