11 Macam Puding Lezat dengan Bahan Dasar yang Berbeda-Beda

Macam-macam puding dapat dibedakan berdasarkan bahan dasar yang dipakai dalam pembuatannya. Puding adalah hidangan penutup yang umumnya dibuat menggunakan bahan-bahan yang diproses dengan cara direbus atau dikukus. Pada umumnya, puding dibuat dengan menggunakan bahan dasar berupa campuran susu, telur, tepung maizena, juga tepung tapioka.

Sekarang ini, jenis puding banyak dikreasikan dengan berbagai rasa serta tambahan bahan lainnya. Tak hanya rasanya yang enak, hidangan ini juga mempunyai bentuk yang beragam. Lalu, apa sajakah macam-macam puding tersebut? Inilah informasi lengkapnya yang dilansir dari beragam sumber.

1. Puding Roti

Puding Roti

Puding roti terdiri dari roti, susu (atau krim), gula, telur, dan (terkadang) perasa, dan biasanya dipanggang. Tapi bahan-bahan ini bisa disatukan dengan berbagai cara berbeda, menghasilkan hasil yang sangat berbeda. Contohnya, dari puding panggang dengan irisan roti Prancis di atasnya sampai puding treacle yang kaya dengan saus. Benar-benar lebih mirip kue puding.

Secara keseluruhan, puding roti harus memiliki puding atau custard yang tidak terlalu manis, kaya rasa dan lembut dengan sebagian roti direndam dan dilarutkan di dalamnya. Bagian atasnya yang berwarna coklat keemasan harus terbuat dari potongan roti yang enak dikunyah atau renyah.

Puding roti akan bergoyang ketika digerakkan seperti cetakan Jell-O saat dikeluarkan dari oven. Keluarkan puding dari oven saat puding mulai mengembang dan naik di wajan. Tanda puding roti yang benar, yaitu pisau yang digunakan memotong puding harus ditempeli oleh puding tersebut.

2. Mousse

Mousse

Ini merupakan versi puding modern, dengan tekstur lembut dan creamy. Awalnya, kata mousse berasal dari istilah Perancis yang berarti “busa” atau “buih”. Ini adalah hidangan yang kaya rasa dan berongga yang rasanya bisa manis atau gurih dan panas atau dingin.

Mousse yang dijadikan pencuci mulut dingin biasanya dibuat dengan pure buah atau penyedap rasa seperti cokelat atau lemon. Mousse mirip dengan krim Bavaria, yang merupakan custard atau sifon, karena ringan dan berongga karena tambahan putih telur kocok, krim kocok atau keduanya.

Puding ini biasanya diperkaya dengan agar-agar, tetapi tidak sebanyak resep mousse cokelat, karena puding ini umumnya lebih lembut daripada bavarian atau sifon. Mousse cenderung terlalu lembut untuk dibentuk seperti agar-agar. Karena itu, biasanya mousse disajikan sebagai makanan penutup terakhir dan dihiasi dengan krim kocok tambahan sebelum disajikan.

3. Puding Plum

Puding Plum

Nama makanan khas ini berasal dari fakta bahwa puding ini awalnya mengandung buah plum, yang sekarang tidak lagi ada di dalamnya. Sebaliknya, makanan penutup tradisional Natal ini dibuat dengan suet (lemak), kismis kering, kismis, almond, dan rempah-rempah.

Jenis puding ini bisa dikukus atau direbus dan sering disajikan hangat, ditambah dengan brendi atau rum, dan ditemani hard sauce, yaitu saus makanan pencuci mulut yang manis yang dibuat dari campuran beberapa bahan serta minuman beralkohol.

Puding kukus dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan lalu dituangkan ke dalam cetakan yang tertutup rapat. Kemudian masuk ke panci yang berisi air dan tinggi air 2/3 dari sisi cetakan. Puding tersebut kemudian dikukus di atas kompor selama berjam-jam dengan api kecil sampai matang.

4. Puding Diplomat

Puding Diplomat

Dalam bahasa Prancis disebut Diplomate au Bavarois, puding diplomat adalah makanan penutup dingin yang disiapkan dalam cetakan. Ada dua metode persiapan. Metode yang lebih umum menggunakan ladyfinger, yaitu semacam sponge cake yang kering.

Caranya dengan merendam ladyfinger dalam sirup rasa rum atau Kirsch, dilapisi dengan manisan buah-buahan, selai aprikot, dan puding telur atau krim Bavaria. Kemudian adonan tadi didinginkan, lalu dikeluarkan dari cetakan dan dilapisi dengan saus buah atau krim custard.

Baca juga:

Metode persiapan kedua, ladyfinger diganti dengan brioche, yaitu roti Prancis, yang sudah keras kemudian direndam dalam susu, dan seluruh puding dimasak dalam bain-marie, jenis proses memasak menggunakan wadah berisi air panas, sebelum proses pendinginan.

5. Puding Beras/Nasi

Puding Beras

Puding beras/nasi merupakan jenis puding yang dibuat dengan bahan berupa beras yang dicampur dengan susu atau air dan bahan lainnya seperti vanili, kayu manis, dan kismis.

Yang terbaik, puding beras itu sederhana, agak manis, dan rasanya seperti komponen utamanya, yaitu beras. Beras berbutir sedang atau panjang paling cocok. Beberapa resep memasak beras dan air dalam panci tertutup terlebih dahulu, diikuti dengan mendidihkan beras matang dengan campuran susu.

Ada juga yang dibuat dengan cara dipanggang. Varian puding ini disajikan untuk makanan penutup atau makan malam. Saat digunakan sebagai makanan penutup, biasanya dikombinasikan dengan pemanis seperti gula.

Hidangan penutup semacam ini banyak ditemukan di berbagai benua, khususnya Asia karena nasi adalah makanan pokok. Beberapa varian hanya dikentalkan dengan tepung beras dan yang lain memasukkan telur, menjadikannya semacam custard.

6. Puding Busa

Puding Busa

Macam-macam puding lainnya yaitu puding busa. Jenis ini biasanya dibuat untuk disajikan di acara-acara resmi atau dijual di pasar-pasar. Akan tetapi jenis puding ini juga masih tetap bisa disajikan sebagai sajian makanan  penutup di ruang makan.

Cara membuatnya mudah sekali, yakni dengan mencampur adonan puding ke dalam putih telur yang dikocok lepas lalu diaduk secara perlahan atau bisa juga menggunakan mixer. Ketika sudah jadi, puding akan tampak memisahkan diri antara cairan dan busa. Rasanya tentu saja lezat.

7. Puding Telur

Puding Telur

Puding telur adalah macam-macam puding selanjutnya. Ini adalah jenis puding yang memiliki rasa lebih bervariasi khususnya rasa gurih. Dari telur tersebut diambil kuning telurnya saja kemudian dicampur dengan puding sehingga jadi satu kesatuan adonan

Diperlukan kehati-hatian ketika membuatnya karena diperlukan langkah yang detail. Pertama yaitu menuangkan dua hingga tiga sendok puding panas ke dalam kocokan kuning telur. Selanjutnya diaduk cepat lalu tuang adonan tadi ke dalam adonan puding lagi sambil dipanaskan dan diaduk supaya tidak terjadi penggumpalan.

8. Puding Lapis

Puding Lapis

Sepertinya banyak orang yang sudah pernah merasakan puding lapis. Puding ini banyak dijumpai dijual di tiap pasar atau juga di pedagang keliling. Untuk kamu yang ingin membuat puding ini secara utuh, sangat disarankan untuk benar-benar sabar menunggu ketika menuangkan adonan puding.

Kamu harus menunggu lapisan bawahnya setengah membeku baru di atasnya bisa dituangkan adonan selanjutnya. Tujuannya supaya adonan bawahnya tidak hancur dan menghasilkan puding lapis yang lebih bercita rasa tinggi.

9. Puding Buah

Buah-buahan segar bisa juga dicampurkan dengan puding manis. Kebanyakan orang bahkan menikmati sekali menyantap jenis puding ini karena rasanya yang ditawarkannya sangat bervariasi serta mampu menggugah selera.

Membuatnya cukup mudah yaitu dengan menata buah-buahan di atas adonan puding yang telah membeku atau irisan buah segar bisa dicampurkan ke dalam puding saat masih panas dan selanjutnya memasukkannya ke dalam kulkas sampai membeku agar bisa dinikmati.

10. Puding Susu

Puding Susu

Biasanya untuk membuat puding susu caranya yaitu dengan mencampurkan susu segar supaya menambah kelezatanya. Caranya membuatnya pun sangat praktis yakni dengan mencampurkan susu ke dalam adonan puding yang sedang dididihkan secara langsung.

Namun perlu diingat bahwa susu yang dicampurkan harus dididihkan terlebih dulu untuk membuatnya tercampur bersama adonan puding secara sempurna.

11. Puding Santan

Puding Santan

Macam-macam puding yang terakhir adalah puding santan. Jenis puding ini sudah jadi favorit banyak orang. Walaupun terkadang hasil akhirnya berwujud bening bercampur keruh di bagian atas karena kentalnya bahan santan.

Untuk itu, kalau kamu ingin membuat puding santan dengan benar, berhati-hatilah ketika menuangkan cairan santan kental ke dalam adonan puding. Sebaiknya tunggu hingga campuran bahan keduanya akan membeku, barulah tuangkan ke dalam loyang atau cetakan. Mudah, bukan?

Tadi itu adalah macam-macam puding yang biasa kamu jumpai khusus di toko kue terkenal atau juga pasar tradisional dan penjaja kue. Bahannya menentukan macam puding yang akan kamu buat. Contohnya ada puding roti, puding beras, puding susu, atau juga puding santan.

Beragam puding tersebut tentunya memiliki rasa yang berbeda-beda bergantung pada bahan yang digunakan. Kalau kamu tertarik untuk mencoba membuat salah satu macam puding tersebut, kamu bisa mencari resepnya dengan cara berselancar di dunia maya. Selamat berkreasi!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *