10 Kaisar Romawi Kuno Terkenal dan Terhebat Sepanjang Sejarah

Siapa yang tidak kenal dengan kehebatan dari kekaisaran Romawi yang amat luas. Peninggalannya yang tak hanya terletak di Italia, tetapi juga di beberapa negara yang pernah menjadi daerah taklukannya. Bangunan-bangunan megah Kekaisaran Romawi di luar Italia itu memperlihatkan kehebatan dari seorang kaisar di belakangnya.

Kaisar-kaisar yang berkontribusi dalam pembangunan megah tersebut tentunya adalah orang yang amat kuat dan juga hebat. Berikut ini adalah ulasan dari beberapa Kaisar Romawi Kuno yang mencatatkan namanya dalam sejarah dan dikenang akan kehebatannya hingga kini.

1. Augustus (27 SM – 14 M)

Augustus (27 SM – 14 M)

Augustus Caesar merupakan Kaisar Romawi pertama, dan merupakan anak angkat dari Julius Caesar. Augustus merupakan kaisar yang membawa perubahan dari Romawi yang republik menjadi kekaisaran Romawi. Sebelum mengadopsi nama Augustus, dia dikenal dengan nama Octavian.

Augustus berkuasa cukup lama, sekitar 40 tahun dari 16 Januari 27 SM sampai dengan 19 Agustus 14 Masehi, lebih tepatnya 40 tahun, 7 bulan, dan 3 hari. Dia diberi nama Augustus oleh senate karena pencapaian yang besar. satu diantaranya adalah mengalahkan Mark Antony dan Cleopatra.

Masa pemerintahannya dikatakan merupakan masa pemerintahan yang cukup tenang atau biasa disebut Pax Romana yang berarti Roma yang damai. Setelah dia naik tahta tak begitu  banyak perang dalam skala yang besar. Dia juga banyak melakukan pembangunan dari jalan, kuil, dan saluran air.

2. Claudius (41 M – 54 M)

Claudius (41 M – 54 M)

Claudius lahir dengan banyak penyakit yang dideritanya, ia adalah seseorang yang sama sekali tidak diperhitungkan untuk menjadi seorang kaisar. Kekurangan fisiknyanya membuat keluarganya menyembunyikannya dari pandangan publik. Pengasingannya menjadikan ia sarjana yang hebat.

Claudius berkuasa dari 24 Januari 41 Masehi sampai dengan 13 oktober 54 Masehi, tepatnya 13 tahun 8 bulan, 19 hari. Para Anggota senat dan para pangsawan menolaknya untuk naik tahta karena dianggap lemah. Tetapi dia memperoleh dukungan besar dari kalangan militer untuk dapat berkuasa.

Sekalipun dia termasuk orang yang kurang pengalaman, tetapi dia terbukti sebagai administrator yang cakap dan juga efisien. Dia juga termasuk orang yang cukup ambisius dalam melakukan pembangunan. Selama kekaisarannya dia membangun banyak jalan, saluran air dan juga kanal-kanal.

3. Vespasian (69 M – 79 M)

Vespasian (69 M – 79 M)

Vespasian merupakan kaisar yang berkuasa dari Dinasti Flavian. Dia berkuasa dari 21 desember 69 Masehi hingga 24 Juni 79 Masehi, tepatnya 9 tahun, 6 bulan, 3 hari. Dia mencoba mengembalikan kejayaan dari kekaisaran romawi setelah hancur selama masa pemerintahan Kaisar Nero yang boros.

Vespasian digambarkan sebagai kaisar yang sederhana, dan rendah hati. Dia membuktikan dirinya sebagai seorang jendral yang kompeten yang keberaniannya terbukti semasa perang. Dia mengembalikan Roma pada kestabilan selama hampir sepuluh tahun berkuasa.

Selama dia berkuasa, banyak uang yang digunakan untuk kepentingan masyarakat dan juga mempercantik kota Roma. Dia membangun ruang-ruang publik yang lebih baik, membangun jalan-jalan, dan juga tempat pemandian. Colosseum merupakan karyanya yang paling terkenal.

4. Nerva (96 M- 98 M)

Nerva (96 M- 98 M)

Nerva menjadi kaisar saat usianya telah cukup lanjut yaitu sekitar 66 tahun. Dia memerintah dari 18 September 96 hingga 27 Januari 98 Masehi. Dia naik tahta setelah terjadi pembunuhan kaisar Domitian, sekalipun tak memiliki garis keturunan dari trah kekaisaran Romawi.

Pemerintahan dari Kaisar Nerva cukup singkat hanya sekitar 1  tahun 4 bulan, dan 9 hari.  Sekalipun kepemimpinannya cukup singkat,  tetapi pemerintahannya akan mengantarkan Romawi pada era lima pemerintahan terbaik sepanjang sejarah kekaisaran Romawi, yang dimulai dari dirinya sendiri.

Baca juga:

Selama masa pemerintahannya ada banyak perubahan yang dilakukannya. Dia melakukan reformasi dalam ekonomi dan administrasi, misalnya peruntukan tanah untuk orang miskin, pengurangan belanja negara. Selain itu ada pelarangan membuat patung emas atau perak untuk menghormatinya.

5. Trajan (98 M – 117 M)

Trajan (98 M – 117 M)

Trajan merupakan kaisar Romawi yang dilahirkan di luar Italia, yaitu di Spanyol. Dia merupakan kaisar yang dicintai oleh banyak orang dari rakyat biasa, anggota senate hingga militer. Dia berkuasa dari 28 Januari 98 Masehi hingga 8 Agustus 117 Masehi , tepatnya 19 tahun, 6 bulan, dan 11 hari.

Sepanjang masa pemerintahannya dia mampu memperluas kekuasaan dari kekaisaran Romawi dari daerah Balkan hingga Teluk Persia . Selain itu dia juga dikenal sebagai orang dermawan dengan aturan yang dibuatnya, yang mengawasi pembangunan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Trajan merupakan seorang Kaisar ayng mampu menjaga reputasinya  dalam waktu yang cukup  lama.  Setelah kematiannya Kekaisaran Romawi telah menjadi sangat luas. Dia meninggalkan banyak jejak namanya pada landmark yang ia buat berupa Trajan Column, Trajan Forum, dan Trajan Market.

Baca juga: 10 Raja Mesir yang Terkenal dan Hebat Sepanjang Sejarah

6. Hadrian (117 M – 138 M)

Hadrian (117 M – 138 M)

Kaisar Hadrian memerintah dari 11 Agustus 117 Masehi hingga 10 Juli 138 Masehi, atau sekitar 20 tahun 10 bulan, dan 29 hari. Masa pemerintahannya dianggap sebagai masa pemerintahan  yang damai dan stabil. Dia termasuk Kaisar Romawi  yang biasa blusukan ke setiap provinsi kekuasaanya.

Kebiasaanya untuk mengunjungi masyarakat di setiap provinsi ini membuatnya dijuluki sebagai ‘Rajanya Rakyat’. Kebiasaanya ini dilakukan agar lebih terhubung dengan masyarakat. Dia bahkan biasa berpergian dan makan bersama pasukannya, serta banyak menghabiskan waktu dengan mereka.

Kekaguman kaisar Hadrian pada Yunani membuatnya banyak membangun dengan gaya arsitektur Yunani. Dia berusaha mengambalikan arsitektur Yunani di masa jayanya. Satu bangunan yang terkenal adalah bangunan Pantheon yang berdiri hingga sekarang dan masih terawat dengan baik.

7. Antoninus Pius (138 M – 161 M)

Antoninus Pius (138 M – 161 M)

Antoninus Pius merupakan anak angkat dari Kaisar Hadrian, dia berkuasa dari 10 Juli 138 Masehi hingga 7 Maret 161 Masehi. Dia berkuasa sekitar 22 tahun 7 bulan, 25 hari, pada usia sekitar 51 tahun. Pemerintahannya termasuk pemerintahan yang cukup damai tanpa adanya aksi militer.

Pembangunan di masa pemerintahannya banyak memperkenalkan seni Romawi pada bangunannya. Dia termasuk satu diantara Kaisar Romawi yang terbilang unik. Dia mampu menangani krisis tanpa harus harus meninggalkan negaranya Italia, dan selama pemerintahannya tak ada serangan militer.

Selama dia memerintah dia ada banyak  pembangunan yang buatnya, seperti membangun kota yang hancur akibat bencana. Dia juga memperluas akses air minum gratis di seluruh kerajaannya. Dia juga memberikan penghargaan dan bantuan finansial bagi para guru  filsafat dan juga guru retorika.

8. Marcus Aurelius (161 M – 180 M)

Marcus Aurelius (161 M – 180 M)

Kaisar Marcus Aurelius dikenal sebagai  Lima Kaisar Baik yang terakhir di kekaisaran Romawi. Dia memerintah dari 7 Maret 161 – 17 Maret 180, itu artinya dia berkuasa sekitar 19 tahun, 10 hari. Semasa berkuasa dia mampu mengalahkan Kekaisaran Partian yang berada di tengah dan timur Eropa

Dia memperoleh kemenangan di Perang Marcomannic melawan Marcomanni, Quadi, dan Sarmatians. Dia memerintah bersama Lucius Verus yang membantunya dalam bidang kemiliteran. Marcus Aurelius juga dikenal memiliki reputasi sebagai seorang filsuf semasa hidupnya dan setelah kematiannya.

Marcus Aurelius dikenal sebagai kaisar yang handal dalam filsafat. Dia bahkan menulis sebuah essay yang berjudul Meditasi yang mengajarkan tentang  cara menjadi bijaksana dan terhormat. Karyannya juga mendeskripsikan bagaimana untuk menemukan ketenangan dan keseimbangan di dalam konflik.

9. Aurelian (270 M – 275 M)

Aurelian (270 M – 275 M)

Aurelian merupakan orang biasa yang naik tahta menjadi seorang Kaisar dari jalur kemiliteran. Dia memerintah dalam waktu yang cukup singkat dari Mei 270 Madehi hingga Oktober 275 Masehi.  Benteng Aurelian yang dia buat adalah hal membuat ia banyak dikenang orang.

 Benteng Aurelian merupakan benteng yang mengelilingi sebagian besar kota Roma, sehingga membuat kota Roma akan aman hingga ratusan tahun kedepan. Benteng tersebut masih berdiri hinggga kini dengan ketinggian 8 m dan lebarnya 3.5 m, dengan beberapa gerbangnya yang megah.

Selama masa pemerintahannya yang singkat, Kaisar Aurelian mampu menyatukan kembali Romawi yang terpecah. Berkat benteng Aurelian Kekaisaran Romawi dapat bertahan lama dari serangan Barbar, yang dimasa mendatang menjadi satu faktor penyebab runtuhnya kekaisaran Romawi.

10. Constantine I (306 M – 337 M)

Constantine I (306 M – 337 M)

Constantine I diberi julukan Constantine yang Agung, atas kemampuannya yang melakukan perubahan yang cukup dramatis pada alur sejarah. Dia berkuasa dari 25 Juli 306, hingga 22 Mei 337, sekitar 30 tahun lamanya.  Dia menjadi Kaisar Romawi pertama yang menjadi penganut Kristiani.

Constantine menjadikan  agama  Kristen sebagai agama negara. Hal ini menjadikannnya sebagai orang suci oleh Kristen Ortodok Timur, Katolik Bizantium, dan Anglikan. Selain itu dia dikenal karena dapat menyatukan kembali kekaisaran Romawi dengan kepemimpinan yang tunggal.

Banyak pencapaian dalam masa pemerintahannya, seperti  menang  perang melawan musuhnya yang ganas seperti Goth, Alemanni, , Samartians, dan Frank. Dia menciptakan Ibukota baru dengan namanya sendiri Konstantinopel, dan dimasa yang akan datang menjadi ibukota kekaisaran Byzantium.

Kekaisaran Romawi merupakan satu kekaisaran yang luas yang pernah tercatat dalam sejarah, dan menjadi Kekaisaran yang menarik untuk dibahas. Para kaisar yang pernah berkuasa di Romawi ini terkenal dan menjadi hebat sepanjang sejarah. Ada yang dikenal karena kemampuannya dalam memperluas  wilayahnya, atau juga karena kepemimpinanya yang mendatangkan kesejahteraan dan kedamaian bagi masyakaratnya.

Pada Kaisar-kaisar romawi ini kamu dapat melihat bagaimana seorang kaisar menjadi besar dan ternama dalam sejarah. Sepak terjang mereka dalam pemerintahan serta prinsip mereka dalam membangun kekaisarannya, ada yang visioner, ada juga penuh pemikiran, dan juga sederhana sikap hidupnya.  Hal itulah yang menjadikan Kekaisaran Romawi menjadi sangat luas.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *