Review & Sinopsis Love for Sale, Kisah Aplikasi Kencan Online

Ada ungkapan yang menyebutkan bahwa hati wanita adalah hal yang paling sulit ditebak. Ungkapan ini mungkin cocok untuk menggambarkan sosok Arini, wanita yang bekerja di sebuah perusahaan penyedia pasangan online.

Bukan hanya karakter utamanya saja, para penonton mungkin juga akan dibuat bingung dengan perasaan seperti yang apa yang dirasakan Arini. Bagi kamu yang sedang mencari film romantis dengan cerita unik dan tak biasa, film Love for Sale ini cocok untuk menjadi rekomendasi tontonanmu.

Sinopsis

Sinopsis

  • Tahun rilis : 2018
  • Genre : Drama / Romance Comedy
  • Produksi : Visinema Pictures / Stay Connected Media / 13 Entertainment
  • Sutradara : Andibachtiar Yusuf
  • Pemeran : Gading Marten, Della Dartyan, Verdi Solaiman, Adriano Qalbi

Film Love for Sale mengisahkan tentang Richard, seorang pria paruh baya yang masih betah dengan status single-nya. Aktivitas Richard sehari-hari adalah mengurus sebuah bisnis percetakan warisan keluarganya. Suatu hari, Richard harus mendatangi sebuah acara pernikahan dimana acara tersebut memaksanya untuk membawa pasangan.

Richard yang belum memiliki pasangan akhirnya menggunakan layanan kencan online dan menyewa seorang wanita untuk menemaninya selama satu malam. Aplikasi tersebut pun mendatangkan seorang wanita cantik untuk Richard bernama Arini Kusuma. Bersama Arini, Richard pun mendatangi acara tersebut dan mengakui Arini sebagai pacarnya.

Setelah acara selesai, Richard baru menyadari kesalahan administrasi saat menyewa Arini, dimana ia memilih waktu penyewaan hingga 45 hari. Richard sudah meminta Arini untuk pulang, namun Arini tetap disiplin terhadap kontraknya untuk tetap menemani Richard. Richard pun tak punya pilihan lain selain membiarkan Arini ikut pulang ke rumahnya.

Selama di rumahnya, Arini selalu bersikap romantis pada Richard, mulai dari menemaninya menonton bola, membuatkan sarapan, mengirim makan siang, hingga tidur bersama. Arini pun tak malu untuk menemui Richard di kantornya meski dilihat oleh teman-teman Richard. Perlahan-lahan, Richard yang tak memiliki perasaan apapun mulai menaruh perasaan pada Arini.

Meski begitu, Richard tetap ragu mengenai perasaan Arini yang sebenarnya, apakah ia melakukannya hanya karena kontraknya saja ataukah ia memang benar-benar tulus mencintai Richard. Namun Richard tampaknya tak peduli hal itu, terutama saat Arini mulai memperkenalkannya dengan teman-temannya dan kedua orang tuanya.

Hari-hari berikutnya, perasaan Richard pada Arini menjadi semakin dalam. Arini pun tampak begitu cinta dan perhatian pada Richard. Namun pada hari ke 45, dimana jatah kontraknya habis, Richard terbangun di pagi hari tanpa melihat Arini. Richard mulai mencari Arini ke berbagai tempat, namun Arini seolah hilang tanpa jejak.

Richard juga mencoba menelepon jasa kencan online tempat ia memesan Arini dulu, namun nomor tersebut sudah tidak aktif. Saat Richard tak sengaja menonton iklan di televisi, ia justru menemukan wajah-wajah yang mirip dengan teman-teman Arini yang rupanya adalah seorang aktris. Begitu pula saat ia mencoba berkunjung ke rumah yang Arini sebut rumah orang tuanya.

Di tempat tersebut, Richard justru menemukan para pemain film yang tengah bersiap melakukan proses syuting. Ia juga bertemu sosok yang disebut Arini sebagai ayahnya, namun ternyata pria itu juga merupakan aktor yang tengah menjalani proses syuting. Richard pun mulai menyadari apa yang terjadi.

Ia memilih untuk melupakan Arini dan beristirahat sejenak dari kehidupannya. Setelah menitipkan perusahaan serta rumah dan kendaraannya pada para karyawannya, Richard pun memulai petualangannya dengan berkelana ke berbagai tempat.

Totalitas Akting Gading Marten

Totalitas Akting Gading Marten

Sosok Gading Marten yang memerankan tokoh Richard dalam film ini berhasil mencuri perhatian dan menjadi fokus utama di sepanjang film. Bagaimana tidak? Gading Marten tampail begitu berbeda dalam karakternya sebagai Richard. Demi memerankan karakter Richard, Gading bahkan rela menaikkan berat badannya hingga perutnya membuncit.

Gading juga tampil dalam balutan kumis dan penampilan ala pria paruh baya yang tak pernah mengurus dirinya. Meski perannya sebagai Richard di film Love for Sale ini merupakan kali pertama Gading Marten memerankan tokoh utama dalam film, namun totalitas aktingnya patut mendapat acungan jempol.

Totalitas akting Gading Marten ini juga mendapatkan apresiasi dari Festival Film Indonesia. Pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2018, Gading Marten berhasil memenangkan piala citra dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik untuk aktingnya sebagai Richard di film Love for Sale.

Penokohan Karakter Arini yang Miserius dan Ikonik

Penokohan Karakter Arini yang Miserius dan Ikonik

Karakter Arini yang diperankan oleh Della Dartyan dalam film ini juga cukup menarik perhatian. Penokohan karakternya yang unik membuat sosok Arini ini menjadi ikonik, bahkan banyak yang membandingkannya dengan karakter ‘Summer’ dalam film 500 Days of Summer.

Arini dikisahkan sebagai wanita yang berperilaku begitu manis terutama pada Richard. Namun di sepanjang film, tidak ada yang tahu seperti apa perasaan Arini pada Richard sebenarnya, begitu pula dengan para penonton. Sosok Arini dibiarkan begitu misterius namun hal inilah yang justru membuat karakter ini menjadi begitu menarik.

Akhir Cerita yang Dibuat Open Ending

Akhir Cerita yang Dibuat Open Ending

Pernah mendengar istilah open ending dalam sebuah film? Film yang dibuat secara open ending akan membuat penonton bisa menginterpretasikan sendiri bagaimana akhir dari film tersebut, sehingga sang film maker tidak akan memberikan penjelasan yang terlalu detail mengenai apa yang terjadi dengan para tokohnya di akhir cerita.

Dalam film Love for Sale, penonton juga dibiarkan menebak-nebak sendiri mengenai apa yang terjadi pada Arini dan bagaimanakah perasaan Arini pada Richard sebenarnya. Begitu pula dengan tokoh Richard. Penonton akan dibiarkan untuk memberi interpretasi masing-masing mengenai perasaan Richard setelah Arini menghilang dan apa yang akan dilakukan Richard pada hidupnya.

Ada Sekuel Lanjutannya Juga!

Ada Sekuel Lanjutannya Juga!

Bagi kamu yang belum puas dan masih bertanya-tanya mengenai sosok Arini, kamu juga bisa melanjutkan movie marathon-mu dengan menonton sekuel dari film ini, Love for Sale 2. Dalam film keduanya, Arini juga akan kembali hadir dan masih menjalankan profesinya sebagai wanita yang bekerja di perusahaan kencan online.

Di sekuel kedua ini, kamu juga bisa mengetahui sedikit asal-usul Arini, meski ia tetaplah menjadi wanita yang begitu misterius. Meski tak menghadirkan lagi sosok Richard, sekuel kedua Love for Sale akan menghadirkan kisah yang tak kalah seru antara Della Dartyan dan Adipati Dolken.

Itulah sedikit review dan sinopsis dari film Love for Sale, sebuah film tentang cinta yang dikemas secara sederhana namun juga memiliki kisah uniknya tersendiri. Meski sudah banyak film-film yang mengangkat tema tentang cinta, film Love for Sale akan memberikan cerita baru dan segar dari sebuah film bergenre romance.

Jadi, apakah kamu sudah menonton film ini? Apa tanggapanmu terhadap sosok Arini? Ceritakan di kolom komentar ya!

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *