DKI Baru Bangun 2.974 Sumur Resapan dari Target 1,8 Juta

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  menargetkan pembangunan 1,8 juta sumur resapan atau drainase vertikal untuk mengurangi banjir di Jakarta. Proyek tersebut dicanangkan pada akhir 2018.
 
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini, mengatakan pihaknya baru membangun 2.974 sumur resapan sampai 2020. Angka tersebut masih jauh dari target yang dicanangkan Anies.
 
“Kalau SDA sendiri kemarin (2020), sudah sampai 2.974 sumur resapan. Kemarin kenapa lambat karena vendornya cuma dua,” kata Juaini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin, 22 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Juaini menyebut jumlah sumur resapan yang berhasil dibangun hanya yang dikerjakan SDA DKI. Dia tidak memiliki data sumur resapan yang dibangun dinas lainnya.
 
Dia menuturkan proyek sumur resapan akan dikejar pada 2021-2022. Pihaknya berencana membuat 300 ribu sumur resapan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 sebesar Rp400 miliar.
 
(Baca: Jakarta ‘Dikepung’ Banjir, Pengamat: Normalisasi Sungai Harus Dijalankan)
 
“Sekarang lagi diproses vendornya itu ada 100 vendor, kita harapkan banyaknya vendor, jadi yang kerja banyak sehingga program kita bisa cepat dijalankan,” ujar dia.
 
Juaini mengeklaim sumur resapan efektif menangani banjir di Jakarta. Beberapa lokasi yang dibangun sumur resapan dapat membuat genangan lebih cepat surut.
 
Lokasi yang telah dibangun sumur resapan antara lain sekolah, kantor, kecamatan, puskesmas milik DKI Jakarta. Termasuk, fasilitas publik seperti taman dan badan jalan.
 
“Di pinggir-pinggir jalan itu di separator kita bisa buat yang lebih luas hingga daya tampungnya juga lebih besar,” ungkap Juaini.
 
Banjir terjadi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Sabtu, 20 Februari 2021. Ketinggian air bervariasi dari 30 sentimeter (cm) sampai 3 meter. Sekitar 1.300 warga harus dievakuasi. Banjir menimbulkan lima korban jiwa.
 
(REN) Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *