Derita Korban Terdampak Banjir di Karawang: Kesulitan Air Bersih, Susah Sinyal, Hingga Gelap Gulita

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG – Akibat banjir, sebagian wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, gelap gulita.

Tak hanya itu warga pun mengeluh kesulitan air bersih dan susah sinyal.

Diketahui banjir menerjang 15 kecamatan di Karawang sejak Sabtu (20/2/2021) pagi.

“Sejak tadi siang mati lampu (listrik padam),” kata Yuhri, warga Perum Karangindah, Kelurahan Karangpawitan kepada Tribun Jabar.

Baca juga: 94 Titik di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir, 13.617 Kepala Keluarga Terdampak

Pemadaman listrik dilakukan PLN di sejumlah wilayah terdampak banjir Karawang.

Akibatnya, sebagian wilayah Karawang gelap gulita.

Tak hanya listrik yang padam, air bersih dan susah sinyal menjadi derita lain untuk warga Karawang.

PDAM air Karawang bahkan mengaku akibat pemadaman listrik menyebabkan suplai air bersih sulit dilakukan kepada warga Karawang kota.

Baca juga: Banjir 2 Meter, Evakuasi Korban di Perumahan Duren Villa Tangerang Berlangsung Dramatis

“Air bersih juga enggak ada. Selain itu juga dari tadi kita kesulitan sinyal handphone. Mau chating WA (WhatsApp) juga enggak bisa, termasuk telepon biasa,” ujar Yuhri.

Ia berharap banjir segera surut dan aktivitas warga kembali normal.

Baca juga: Petugas Evakuasi Pasien Covid-19 yang Terjebak Banjir 2 Meter Saat Isolasi Mandiri di Jatinegara

“Kalau saya enggak kebanjiran. Tetapi mudah-mudahan banjir segera surut. Aktivitas biar normal. Kasihan juga warga yang terdampak,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Derita Korban Terdampak Banjir di Karawang, Susah Sinyal, Gelap Gulita, hingga Susah Air Bersih

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *