Saat Wamenpar Angela Tanoesoedibjo bicara prospek MNC Lido City

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengomentari soal kawasan ekonomi khusus MNC Lido City, megaproyek yang dikembangkan perusahaan keluarganya di bawah bendera PT MNC Land Tbk (KPIG).

Mengutip Intagram @angelatanoesoedibjo yang berjudul: Pada acara “Commencement of Construction Movieland MNC Lido City”, Angela mengatakan, ia yakin kawasan khusus tersebut dapat berkontribusi dalam percepatan pencapaian target pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun asing.

“Saya yakin Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata MNC Lido City akan menjadi kebanggaan nasional dan destinasi wisata baru di Indonesia yang dapat mendukung dan berkontribusi bagi percepatan pencapaian target pemerintah pusat maupun daerah, melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga: MNC Land: Tahap persiapan pembangunan KEK Lido sudah hampir tuntas

Selain itu, putri sulung Hary Tanoesoedibjo ini mengatakan, kawasan itu juga bis amenjadi tempat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sehingga membuka kesempatan usaha yang baru dan menciptakan lapangan kerja guna penyerapan tenaga kerja dari daerah.

Mengutip pemberitaan Kontan.co.id,  Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur.

KEK Lido diharapkan mampu menjadi KEK Pariwisata dengan rencana bisnis pengembangan atraksi untuk theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining.

Nantinya, kehadiran theme park diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman hingga mencapai 63,4 juta orang hingga 2038, atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun.

Corporate Secretary PT MNC Land Tbk (KPIG) mengatakan, hingga saat ini persiapan MNC Lido City sedang mengembangkan kawasan hunian, komersial, destinasi wisata dan resort terintegrasi seluas 3.000 hektar di Lido, Bogor, Jawa Barat. Lokasi tersebut berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta dan Banten, dikelilingi dengan lebih dari 70 juta penduduk.

“Saat ini persiapan pembangunan KEK Lido sudah hampir tuntas untuk pembangunan tahap pertama dengan luas 700 hektar,” jelasnya kepada KONTAN, Senin (15/2).

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *