Kasus Helena Lim, Kepala Dinkes DKI Memenuhi Panggilan Ombudsman

Jakarta: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti memenuhi panggilan Ombudsman Jakarta Raya. Widyastuti bakal dikorek soal kasus selebgram Helena Lim dan teman-temannya yang mendapat jatah vaksin covid-19.
 
“Kita diminta koordinasi soal distribusi vaksin,” kata Widyastuti di Puskesmas Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Februari 2021.
 
Widyastuti menjelaskan distribusi vaksin covid-19 menggunakan konsep per wilayah. Masyarakat bisa melihat dosis vaksin yang diterima di tingkat kota dan kecamatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Semuanya sudah open digital bisa diakses,” beber dia.
 
Widyastuti mencontohkan, distribusi di Puskesmas Setiabudi tak hanya untuk pegawai puskemas. Vaksin juga bisa diakses di rumah sakit yang terdaftar menggelar vaksinasi.
 
(Baca: Selebgram Helena Lim Diperiksa Polisi)
 
Video Helena Lim disuntik vaksin covid-19 di sebuah fasilitas kesehatan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, viral. Padahal, vaksinasi covid-19 baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
 
Video yang diunggah akun Instagram @helenalim899 menampilkan perempuan yang dikenal sebagai ‘crazy rich Jakarta Utara’ itu tengah mengantre vaksinasi. Penyanyi sekaligus pengusaha itu datang bersama delapan rekannya.
 
“Lagi ngantre vaksin, semoga setelah vaksin kita bisa ke mana-mana ya, semoga vaksinnya berhasil. Ada vaksin semuanya aman,” kata Helena lewat akun Instagram miliknya.
 
Ombudsman DKI Jakarta Raya memanggil Dinkes DKI terkait kasus Helena. Pemanggilan untuk mencari solusi soal pangkalan data (database) dan mekanisme distribusi vaksin.
 
“Pemeriksaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari kesalahan namun lebih ditujukan pada upaya perbaikan,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh Nugroho, dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Februari 2021.
 
Teguh menduga ada masalah di database Dinkes DKI Jakarta. Hal itu memengaruhi alur distribusi vaksin yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.
 
(REN) Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *