PPKM Dinilai Efektif Tekan Penyebaran Covid-19 di Bantul

Bantul: Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilanjutkan dengan pembatasan berbasis mikro di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama hampir sebulan terakhir dinilai efektif menurunkan jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 yang menjalani isolasi.
 
“PPKM mikro yang telah dicanangkan berdasarkan Instruksi Bupati Nomor 5 Tahun 2021 ternyata dapat berjalan efektif di Kabupaten Bantul, terbukti bahwa ada penurunan angka pasien yang signifikan,” kata Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis dalam siaran pers Pemkab Bantul, Selasa, 18 Februari 2021.
 
Penurunan angka pasien positif covid-19 tersebut terlihat berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bantul pada 1 Februari, tercatat kasus yang masih positif sebanyak 1.015 orang, sementara pada periode per 15 Februari kasus yang menjalani isolasi karena masih positif berjumlah 663 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Dari angka yang sebelumnya mencapai di atas 1.000 orang tetapi periode 15 Februari 2021 hanya pada angka 600-an, itu artinya ada penurunan yang menurut hemat kami PPKM di Bantul dapat berjalan efektif,” terangnya.
 
Baca: Vaksinasi Petugas Publik di Sulsel Dilakukan Mulai Maret
 
Dia menjelaskan, efektifnya PPKM dalam pengendalian penyebaran covid-19 di Bantul tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Yakni jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) maupun forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkompincam).
 
“Serta para lurah se-Kabupaten Bantul yang mereka selalu mengedukasi warga masyarakatnya untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.
 
Dia berharap, yang sekarang ini sudah berjalan dengan baik dan efektif agar sama-sama dipertahankan warga. Sehingga wabah covid-19 di Kabupaten Bantul bisa segera selesai.
 
“Dengan demikian warga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas sebagaimana mestinya, dan juga geliat ekonomi masyarakat bisa kembali pulih, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi dan berbagai kegiatan, aktivitas yang telah direncanakan,” bebernya.
 
(LDS) Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *