Andi Arief Konsultasi ke Bareskrim untuk Polisikan Henry Yosodiningrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Andi Arief berkonsultasi dengan Bareskrim Polri untuk melaporkan secara hukum Henry Yosodiningrat atas dugaan kasus pengancaman pemukulan terhadap dirinya.

Andi bersama kuasa hukumnya mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (16/2/2021).

Dia mengaku berkonsultasi dengan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

“Saya hari ini berkonsultasi untuk melaporkan tindak pidana lain terhadap Henry Yosodiningrat. Seperti kita tahu, (Henry) mengancam memukul saya di depan anak istri saya. Jadi saya sudah konsultasi ke lantai 15 tadi di Siber dan lantai 4 di Pidum,” kata Andi Arief.

Baca juga: Tepis Isu Abaikan Jasa Pendiri Partai, AHY Bertemu Mantan Ketum Demokrat Subur Budhisantoso

Andi Arief mengaku enggan menggunakan pasal UU ITE untuk melaporkan Henry Yosodiningrat ke pihak kepolisian.

Dia akan melaporkan Henry dalam dugaan tindak pidana umum biasa.

“Saya sih nggak mau menggunakan UU ITE pada Pak Henry Yosodiningrat. Tapi saya lagi konsultasi tindak pidana umum biasa. Jadi mungkin kalau UU ITE kan lagi kontroversi. Saya termasuk orang yang menolak penggunaan UU ITE,” jelas dia.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan pihaknya akan melaporkan secara resmi Henry Yosodiningrat secara hukum pada Rabu (17/2/2021).

Dia akan mengumpulkan barang bukti dan materi hukum untuk melaporkan Henry terlebih dahulu.

Ia menejelaskan ancaman yang dilontarkan oleh Henry Yosodiningrat dinilai bukan pernyataan sembarang.

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *