TNI-Polri Dirikan 13.175 Posko Terpadu di 17.680 Kelurahan

Jakarta: TNI-Polri mendirikan 13.175 posko terpadu di 17.680 kelurahan. Pendirian posko itu dilakukan untuk penanganan pandemi covid-19.
 
“Jumlah posko yang sudah berdiri itu di tujuh provinsi yang memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Februari 2021.
 
Argo memerinci sebaran posko terpadu di tujuh provinsi yakni di DKI Jakarta 842 posko di 824 kelurahan, Jawa Barat 5.548 posko di 5.600 kelurahan, dan Jawa Tengah 5.966 posko di 8.562 kelurahan. Kemudian, di Bali 209 posko di 367 kelurahan, Banten 100 posko di 180 kelurahan, Jawa Timur 409 posko di 1.691 kelurahan, dan DIY 101 posko di 438 kelurahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: PPKM-Gerakan di Rumah Saja Hapus Zona Merah Covid-19 Jateng
 
Argo menyebut Polri dan TNI tengah menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) 2021 di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Rapim dibuka Panglima TNI Jenderal Marsekal Hadi Tjahjanto. 
 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan perwakilan pejabat utama Mabes Polri dan TNI hadir secara fisik. Sedangkan jajaran 15 pangdam dan 34 polda hadir secara virtual. 
 
Argo mengatakan ada beberapa hal yang dibahas dalam rapim itu. Antara lain, strategi sinergisitas TNI-Polri dalam menjaga keutuhan bangsa seperti penanganan covid-19, PPKM mikro, pembentukan kampung tangguh nusantara, serta operasi-operasi penegakan hukum.
 
“Tema rapim itu ‘Dilandasi Profesionalisme, Soliditas, dan Sinergitas TNI Polri Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju’,” tutur jenderal bintang dua itu.
 
(ADN) Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *