Daftar 8 Film Terbaik Rianti Cartwright, Nonton, Yuk!

Rianti Rhiannon Cartwright adalah wanita kelahiran Bandung, 22 September 1983 silam. Ia debut sebagai seorang model, ia juga sempat bekerja menjadi editor di majalah Maxx-M yang berbasis di Bandung, loh. Itu semua ia mulai saat usianya 16 tahun. Rianti memang sudah rajin bekerja sejak belia untuk menambah uang jajan.

Nama Rianti di kancah dunia hiburan mulai dikenal sejak ia menjadi VJ di stasiun televisi khusus musik, yaitu MTV. Tapi, tahukah kamu, sebenarnya Rianti sudah ada di dunia hiburan beberapa tahun sebelum menjadi VJ? Rianti mulai menjadi VJ MTV sejak tahun 2005.

Tapi, dua tahun sebelumnya, ternyata ia sudah bermain film. Masih ingat “Eiffel… I’m in Love” yang tayang pada tahun 2003? Itu adalah film pertama Rianti. Memang, ia tidak mendapatkan peran utama, tapi perannya cukup penting.

Karir beraktingnya pun berlanjut. Ia diajak bermain di film “Inikah Rasanya Cinta” (2005) dan “JomBlo” (2006). Nah, di film “JomBlo” itulah Rianti pertama kali mendapatkan posisi sebagai protagonis wanita utama. Ingin lihat aksi Rianti di layar lebar? Berikut adalah 8 daftar film Rianti Cartwright yang paling seru versi Bacaterus.

1. Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati

  • Tahun rilis: 2018
  • Genre: Horor
  • Sutradara: Rizal Mantovani
  • Produksi: MD Pictures, Dee Company
  • Pemeran: Rianti Cartwright, Ashraf Sinclair, Mario Lawalata, Fadika Royandi, Dorman Borisman, Piet Pagau

Film ini adalah remake dari film “Bayi Ajaib” (1982), film horor supernatural yang disutradari oleh Tindra Rengat. Film itu merupakan salah satu film horor Indonesia tahun ’80-an yang meraih status kultus dari kalangan penggemar horor.

Pada tahun 2018, Rizal Mantovani sang sutradara yang sering melejitkan film horor dan misteri, membuat filmnya kembali dengan judul “Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati”. Ceritanya seperti ini, ada sepasang suami istri bernama Rafa (diperankan oleh Ashraf Sinclair) dan Farah (diperankan oleh Rianti Cartwright).

Mereka telah menanti hadirnya bayi dalam dua tahun pernikahan, dan akhirnya kabar baik itu tiba. Farah akhirnya hamil dan di saat yang bersamaan, Rafa juga mendapatkan proyek besar dari profesinya sebagai kontraktor. Hal ini menyebabkan Ronald, saingan Rafa, merasa iri. Ia pun melakukan sesuatu agar Rafa mendapatkan ganjaran.

Lalu, muncul lah satu per satu kejadian ganjil. Seperti kehamilan dan proses melahirkan Farah yang di luar nalar, gangguan-gangguan dari makhluk tak kasat mata di kediaman mereka, hingga mulai ada korban sungguhan yang akhirnya mendorong Rafa untuk mencari sebenarnya apa yang terjadi pada keluarganya.

Rafa pun diberitahu kalau semua kejadian tersebut berhubungan dengan bayi mereka yang baru lahir, yang sebenarnya merupakan bayi gaib. Film ini adalah proyek layar lebar terakhir Ashraf Sinclair sebelum meninggal dunia pada tahun 2020 silam.

2. Bulan Terbelah di Langit Amerika

  • Tahun rilis: 2015
  • Genre: Drama, Religi
  • Sutradara: Hanum Salsabiela Rais
  • Produksi: Max Pictures, Falcon Pictures
  • Pemeran: Abimana Aryasatya, Acha Septriasa, Nino Fernandez, Rianti Catwright
  • Film yang Berhubungan: “99 Cahaya di Langit Eropa” (prequel) dan “Bulan Terbelah di Langit Amerika 2” (sequel)

Pernah menonton film “99 Cahaya di Langit Eropa” yang diperankan oleh Abimana Aryasatya dan Acha Septriasa? Nah, ini adalah kelanjutan journey mereka. Mengangkat tragedi World Trade Center atau 9/11 yang terjadi pada tahun 2001, Hanum dan Rangga membantu menguak rahasia dibalik penyerangan tersebut.

Sebelum sampai ke plot inti, Hanum kan bekerja sebagai jurnalis di Wina. Nah, ia akan menulis artikel berjudul ‘Apakah Dunia Lebih Baik Tanpa Islam?’. Untuk itu, Hanum pergi ke Amerika untuk bertemu narasumber yang merupakan korban Serangan 11 September 2001. Korban di sini sebenarnya tidak ada di lokasi kejadian.

Namun, Azima Hussein (diperankan oleh Rianti Cartwright) dan anak perempuannya yang bernama Sarah Hussein merupakan istri dan anak dari Ibrahim Hussein yang dicurigai sebagai salah satu komplotan teroris penyebab serangan 9/11.

Selain terpukul karena kehilangan sosok suami dan ayah, Azima serta Sarah harus mengalami pengucilan dan kekejaman dari orang setempat. Hal ini membuat Azima kehilangan rasa bangga terhadap agama yang ia teguhkan selama ini, padahal tidak ada kepastian apakah suaminya memang salah satu penyebab kejadian tersebut atau bukan.

Sedangkan Rangga, suami Hanum, akan mewawancarai seorang miliarder bernama Philipus Brown (ini tokoh fiksi, ya) untuk persyaratan kelulusan S3-nya. Ternyata, Philipus memiliki perspektif yang menarik tentang 9/11. Tentu perjalanan Hanum dan Rangga tidak mudah, karena setelah tragedi, terjadi demo ricuh dan isu Islamphobia meningkat drastis di Amerika.

3. Ayat-ayat Cinta

  • Tahun rilis: 2008
  • Genre: Romansa, Drama
  • Sutradara: Hanung Bramantyo
  • Produksi: MD Entertainment
  • Pemeran: Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Carissa Putri, Zaskia Adya Mecca, Melanie Putria, Surya Saputra, Oka Antara

Masih film ber-genre religi, ini bisa dibilang karakter Rianti yang paling diingat sampai sekarang. Ia berperan sebagai Aisha di film yang berdasarkan novel dengan judul sama, yaitu “Ayat-ayat Cinta” karya Habiburrahman El Shirazy.

Aisha adalah mahasiswi yang sedang melakukan riset di Kairo, Mesir. Ia sendiri merupakan keturunan Jerman dan Turki. Tokoh utama film ini adalah Fahri bin Abdullah Shiddiq (diperankan oleh Fedi Nuril). Ia adalah seorang pelajar asal Indonesia yang sedang menyelesaikan gelar master di Al-Azhar.

Selama hidupnya, ia hanya tahu belajar dan bekerja. Dan, sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam, ia tidak pernah pacaran sebelum menikah. Mungkin hal itu juga yang menyebabkan ia bingung ketika berkomunikasi dengan lawan jenis.

Namun, saat belajar di Mesir, Fahri entah kenapa tiba-tiba begitu populer. Ia dikelilingi wanita yang ingin menjadi pasangan Fahri. Ada Maria Kirgiz (diperankan Carissa Putri), seorang penganut Kristen Koptik yang menyukai Al-Qur’an, bahkan ia diceritakan hapal Surat Maryam.

Ia mengagumi Fahri dalam diam yang merupakan tetangga flat-nya. Ada pula Nurul yang diperankan oleh Melanie Putria. Nurul adalah anak dari Kyai terkenal yang sama-sama berkuliah di Al-Azhar dengan Fahri.

Sebenarnya Fahri dan Nurul saling merasa tertarik, tapi Fahri yang merupakan seorang anak petani merasa tidak percaya diri untuk mendekati Nurul yang anak seorang Kyai. Akhirnya Nurul menaruh harapan tapi Fahri tidak pernah menunjukkan kepastian.

Lalu, ada Noura Bahadur yang dimainkan oleh Zaskia Adya Mecca. Ia adalah tetangga Fahri yang selalu disiksa oleh ayah tirinya sendiri. Fahri yang baik hati sangat berempati pada Noura, akan tetapi Noura mengharapkan lebih, dan setelah Fahri menikah ia akhirnya pun mengaku telah diperkosa Fahri.

Lalu, siapa yang menjadi istri Fahri? Bukan seorang pun dari gadis-gadis di atas, melainkan Aisha. Mereka bertemu saat ada suatu kejadian di metro. Karena kagum atas keteguhan Fahri dalam membela Islam, Aisha pun langsung jatuh hati. Dan, ia pun langsung mengajak keluarganya untuk melamar Fahri.

4. 3 Dara

*
  • Tahun rilis: 2015
  • Genre: Komedi, Drama
  • Sutradara: Ardy Octaviand
  • Produksi: MNC Pictures
  • Pemeran: Tora Sudiro, Adipati Dolken, Tanta Ginting, Melayu Nicole Hall, Rianti Catwright
  • Film yang Berhubungan: “3 Dara 2”

“3 Dara”, film komedi dan drama yang ekstentrik. Karena, ceritanya, ada tiga pria yang tiba-tiba merasa jadi seperti perempuan! Mereka adalah Affandi (Tora Sudiro), Jay (Adipati Dolken), dan Richard (Tanta Ginting).

Sahabat three musketeers ini memiliki latar belakang yang berbeda, tapi mereka punya kesamaan, yaitu womanizer dan kurang bisa menghargai perempuan. Bayangkan bagaimana perasaan kekasih mereka?

Ya, semuanya sudah punya pasangan. Affandi telah menikah selama 20 tahun dan dikaruniai seorang anak perempuan. Jay sudah memiliki tunangan, akan tetapi ia terus menunda-nunda pernikahannya karena suatu alasan.

Sedangkan Richard sedang menjalani LDR alias long distance relationship tapi bisa dibilang ia yang paling playboy di antara kedua sahabatnya. Suatu hari, mereka melakukan sikap yang kurang menyenangkan dan mengejek seorang wanita pelayan bar yang bernama Mel.

Mel pun ‘mengutuk’ mereka bertiga untuk menjadi perempuan agar bisa lebih menghargai perempuan. Setelah itu, terjadi keanehan dalam hidup Affandi, Jay, dan Richard.

Mereka merasa benar-benar berubah menjadi perempuan seiring waktu, seperti jadi lebih sensitif dan kelakuan khas wanita lainnya. Itu yang membuat mereka bertiga pergi ke psikolog yang bernama Windy (Rianti Catwright).

5. Kabayan Jadi Milyuner

*
  • Tahun rilis: 2010
  • Genre: Komedi
  • Sutradara: Guntur Soeharjanto
  • Produksi: PT. Kharisma Starvision Plus
  • Pemeran: Jamie Aditya, Rianti Cartwright, Aming, Christian Sugiono, Slamet Rahardjo, Didi Petet, Meriam Bellina

Karakter Kabayan dari Jawa Barat sangatlah dikenal. Karakter orang Sunda yang bodor alias lucu ini entah siapa pencipta awalnya, tapi ia sudah dituturkan secara lisan dari abad ke-19. Itu yang membuat film dengan tokoh Kabayan masih digemari walaupun telah berlalu dua ratus tahun lamanya.

“Kabayan Jadi Milyuner” adalah film ber-genre drama dan komedi yang menggiring Jamie Aditya, Rianti Cartwright, dan salah satu pemain Kabayan di zaman dulunya yaitu Didi Petet! Namun, di film ini Didi Petet tidak bermain sebagai Kabayan, melainkan abah (ayah) dari Iteung (Rianti Cartwright). Sedangkan karakter Kabayannya dimainkan oleh Jamie Aditya.

6. Pesan Dari Surga

*
  • Tahun rilis: 2006
  • Genre: Drama
  • Sutradara: Sekar Ayu Asmara
  • Produksi: MVP Pictures
  • Pemeran: Luna Maya, Vino G. Bastian, Catherine Wilson, Rianti Cartwright, Lukman Sardi, Dimas Seto

Pernah menonton film “Biola Tak Berdawai” dan “Belahan Jiwa”? Nah, “Pesan Dari Surga” juga digarap oleh sutradara yang sama, yaitu Sekar Ayu Asmara. Film ketiga sang sutradara ini menceritakan kisah 5 anak muda yang berkarir bersama membentuk grup band.

Suatu hari, keyboardist band, Veruska (Rianti Cartwright), positif terjangkit HIV/AIDS. Ia juga ternyata sedang hamil anak dari Dodo, seorang terapis yang pecandu narkoba. Setiap anggota lainnya pun memiliki masalah pribadi yang tak kalah rumit.

7. D’Bijis

*
  • Tahun rilis: 2007
  • Genre: Komedi, Drama
  • Sutradara: Rako Prijanto
  • Produksi: Rapi Films
  • Pemeran: Tora Sudiro, Rianti Cartwright, Indra Birowo, Gary Iskak, Darius Sinathrya, Ruli Lubis

Dari judulnya saja sudah ketahuan kalau ini film tentang band, ya. Walaupun judul filmnya “D’Bijis”, nama band di cerita ini adalah The Bandits. Mereka sangat berpotensi untuk menjadi band besar pada era ’80-an.

Tapi, karena ada kerusuhan panggung yang dianggap disebabkan oleh sang vokalis, Bonie (Darius Sinathrya), akhirnya band itu pun bubar. Mereka semua berpencar dan menjalani hidup masing-masing.

Waktu dipercepat ke 2007, di mana Asti (Rianti Cartwright) yang merupakan adik Bonie, tiba-tiba datang ke kehidupan mereka dan mengatakan ingin membuat The Bandits hidup lagi.

Apakah bisa, melihat Damon (Tora Sudiro) sang gitaris yang sekarang bekerja sebagai pekerja bar dangdut? Gendro (Indra Birowo) yang dulu drummer handal jadi seorang pengangguran, padahal ia sudah menikah.

Soljah (Ruli Lubis) sang keyboardist yang mengalami perubahan fisik yang mencengangkan, lalu Bule (Gary Iskak), pemegang bass The Bandits yang juga memiliki perjalanan hidup yang paling unik. Bagaimana kelangsungan The Bandits selanjutnya?

Oh, ya. Rianti kan berperan sebagai Asti, karakter seorang gadis yang tomboy, ada fakta menarik bahwa ia mengaku sempat kesulitan berakting karena karakternya sangat berbeda dengan dirinya sendiri yang feminim, loh!

8. JomBlo

  • Tahun rilis: 2006
  • Genre: Komedi, Drama
  • Sutradara: Hanung Bramantyo
  • Produksi: Falcon Pictures
  • Pemeran: Christian Sugiono, Dennis Adhiswara, Rizky Hanggono, Ringgo Agus Rahman, Rianti Cartwright

Diangkat dari novel “JomBlo: Sebuah Komedi Cinta” karya Adhitya Mulya, film ini menceritakan kehidupan 4 mahasiswa yang sedang mencari cinta. Mereka adalah Agus (Ringgo Agus Rahman), Doni (Christian Sugiono), Bimo (Dennis Adhiswara), dan Olip (Rizky Hanggono).

Sedangkan Rianti Cartwright berperan sebagai Asri, pujaan hati Olip dan Doni. Franchise ini sangat sukses, hingga dibuat series-nya yang tayang di channel RCTI dan di-reboot pada tahun 2017 oleh Hanung Bramantyo di layar lebar.

Itulah beberapa film yang pernah dibintangi oleh Rianti Cartwright. Sebenarnya proyek Rianti masih ada banyak, tapi rata-rata ia hanya berperan sedikit saja seperti dalam film “Kartini” dan “Eiffel… I’m in Love”. Kamu paling suka film Rianti yang mana, nih?

Sumber

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *